Jumat, 28 Oktober 2011

Cara Membuat Akun Liberty Reserve (LR)

Saudaraku yang terhormat, untuk mengais rejeki dari Internet kadang kita pihak penyedia layanan hanya menerima akun bank luar negeri atau Liberty Reserve (LR) sebelum kita dapat mencairkannya ke dalam akun Bank Lokal kita.

Disini saya akan menuliskan Tutorial cara membuat akun Liberty Reserve (LR) mari kita mulai

1. klik link ini  : http://www.libertyreserve.com/?ref=U3441573
2. Setelah Anda masuk kesitus Liberty Reserve, anda klik Create Account

3. Isilah data-data seperti pada gambar dibawah :
- First Name : Isilah nama pertama anda sesuai Kertu identitas saudara KTP/SIM misal : Achmad
- Last Name : Isilah nama kedua anda misal : Sahid bila anda tidak memiliki nama kedua bisa anda isi nama orang tua atau menulis ulang nama pertama anda
- Account Name : diisi nama sesuai keinginan anda dan tidak harus menggunakan nama asli
- Email : isikan Email anda yang aktif karena semua aktifitas LR akan terkirim ke Email anda
- Re-Enter Email : isi sama dengan Email diatas
- Security Question : Pilih salah satu pertanyaan yang tersedia, atau bisa saja anda membuat pertanyaan sendiri dengan meilih pilihan write your own kemudian akan muncul kolom pertanyaan baru dan isilah sesuka anda.
- Answer : isilah jawaban dari pertanyaan diatas
- Personal Welcome Message : bisa anda isi sesuka hati anda misal : selamat datang LR ku; Hello; ato apalah terserah anda
- kemudian masukkanlah kode yang tertera dan lanjutkan dengan klik AGREE

Setelah anda klik AGREE akan muncul halaman baru seperti gambar dibawah dan catat semua informasi yang ada seperti :
- Password :
- Login PIN :
- Master Key :
- Security Question :
- Answer :
setelah semua dicatat silakan klik LOGIN.
lihatlah inbox atau Spam E-Mail anda karena Account Number anda telah dikirim disana :

















Berikut ini Screenshoot pada inbox Email tentang pemberitahuan Account Number


setelah anda klik Login akan muncul halaman seperti dibawah :














- Isikan Account Number yang telah dikirim Via Email
- Password : isikan seperti yang telah diinformasikan seperti pada gambar kedua dengan mengklik keyboard virtual karena tidak bisa menggunakan keyboard komputer anda, hal ini dimaksudkan untuk menghindari hacker
- isikan kode verifikasi yang tertera lalu klik NEXT








- Beri tanda Centang pada I Confirm that my......... lalu klik Continue
Selanjutnya akan muncul seperti gambar dibawah dan klik LOGIN PIN












maka akan muncul halaman seperti pada gambar berikut :













- Pada gambar tersebut masukkan Login PIN yang telah anda catat sebelumnya kemudian klik LOGIN

maka akan muncul layar baru yang meminta anda memasukkan ulang data-data anda seperti :
- Address : isikan alamat sesuai identitas anda (KTP/SIM)
- City : Isikan kota tempat anda tinggal sesuai identitas
- Country : tentu Indonesia karena anda tinggal di Indonesia
- State / Region : propinsi anda tinggal
- Zip / Post Code : Kode pos anda
- Date of Birth : tanggal lahir anda diawali dengan bulan / hari /Tahun (misal 10 januari 1991 = 01/10/1991
- Phone : pilih kode negara anda dan isikan nomer telepon anda, bisa diisi nomor HP
- Mobile Phone : bisa diisi sama dengan atas.
- Company : bisa diisi nama perusahaan anda atau kalo tidak punya bisa diisi nama anda sendiri
- Account will be used for : akun LR ini akan kamu gunakan untuk apa..? silakan pilih salah satu jawaban.
- Your Accupation : Pekerjaanmu silakan pilih salah satu kemudian klik SUBMIT 


dan selamat akun LR anda sudah bisa digunakan

Jumat, 17 Juni 2011

Raih Permasalahan Finansial (keuangan) mu disini.

Saudaraku yang aku hormati dan sayangi, sering kali kita mengeluh karna keterbatasan keuangan kita, cari kerja susah, Lowongan kerja yang terbatas dll

Disini saya akan menuliskan tutorial bagaimana kita bisa mendapatkan penghasilan dari Internet secara On Line. Kita hanya butuh waktu beberapa menit saja tiap hari untuk menghasilkan rupiah. Usaha ini milik Saudara sendiri jadi saudaralah yang mengelola usaha ini tidak ada Bos, tidak ada Karyawan, tidak ada ikatan waktu, tidak butuh tempat. yang kita butuhkan hanya ketelatenan dan komputer yang terkoneksi ke Internet dan pastikan Komputer saudara telah terinstall Flash Player

Mari kita mulai.

lakukan clean cookies pada komputer saudara (silakan browsing cara clean cookies) kalau saudara menggunakan Browser Google Chrome tekan tombol SHIFT+CTRL+DEL akan muncul seperti pada gambar dibawah













Beri tanda contreng semua dan klik Clear browsing data


sekarang kita mulai masuk proses registrasi

http://bosclix.com/?r=asa_ach (untuk daftar di Bosclix)
http://goldprofitclix.com/?r=asa_ach (untuk mendaftar di goldprofitclix)
http://eraclix.com/?r=asa_ach (untuk mendaftar di Eraclix)


Saudara bisa daftar ketiganya sekaligus jadi penghasilan saudara tidak hanya bersumber pada satu tempat saja
Silakan klik link diatas untuk melakukan registrasi (gratis)

Lalu klik Daftar







Untuk ERACLIX  silakan klik REGISTRASI pada sisi kiri atas

Dan isi data dibawah
Dan pastikan Referrer asa_ach agar saling terhubung dan kalo ada kesulitan refferer bisa membantu dalam pertanggung jawaban.

Ketentuan layanan gantilah dari saya tidak setuju menjadi saya setuju.


Kode Verifikasi isilah text yang tertera dibawah (berjalan secara kabur)
lalu klik daftar





Setelah selesai mendaftar maka Anda sudah siap mendapatkan Rupiah dari internet

Dan mulailah Masuk

 



Isikan
Username           :
Password            :
Secondary Pass : tidak perlu diisi
Verification Code : isikan text Flash Player yang tertutup kabur putih berjalan
Dan klik Masuk



















Selanjutnya anda sudah siap untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus membuat time schedule, tanpa harus menyita waktu anda, tanpa tekanan dari atasan. Disini tidak ada atasan maupun bawahan. Mari kita lanjutkan

Klik Iklan untuk melihat daftar iklan













Silakan klik iklan yang disediakan, lalu klik tanda Contreng dan akan muncul Tab baru









dan tunggulah sampai iklan terbuka










dan tunggulah bar hijau berjalan hingga penuh









setelah itu akan muncul tulsan seperti pada gambar dibawah (Rp. 100 sudah masuk ke akun anda)

kemudian tutuplah Tab iklan tersebut, dan bukalah iklan yang lain
(bila keanggotaan saudara masih standart yang msuk saldo hanya Rp. 50,00)
.
Catatan :     Bukalah iklan satu persatu dalam artian tutup dulu iklan yang telah terbuka dan baru klik iklan yang lain karna kalau saudara membuka iklan secara bersamaan maka akan muncul pesan error


UNTUK MEMPERCEPAT PENGHASILAN
Disaran kan untuk sewa Refferal. Referral adalah orang yang kita sewa untuk menambah penghasilan kita atau dengan kata lain orang yang bekerja pada kita, namun hal itu perlu biaya, sebelumnya kita harus manambah saldo Investasi kalau saldo deposit kita belum cukup.

Cara menambah Saldo Investasi
KLIK Akun namamu





Lalu KLIK TAMBAH SALDO DEPOSIT. 


















Kemudian klik Transfer Bank kalau saldo utama saudara tidak cukup dan klik Saldo Utama bila ingin menambahkan dari saldo utama









Geser Bar Slide sesuai jumlah saldo yang diinginkan (Contoh Saldo Rp. 1.220.000) lalu klik Pesan














selanjutnya akan muncul konfirmasi pada gambar dibawah dan klik YES jika anda telah yakin dengan jumlah yang akan anda transfer










lalu akan muncul daftar rekening tujuan transfer dan lakukanlah transfer dengan nominal sesuai dengan kode unik yang tertera seperti contoh dibawah yang diingkari merah Rp. 1220098 hal ini untuk memastikan bahwa anda telah transfer dengan jumlah tersebut
jangan lupa mencatat pesan yang muncul karena setelah anda melakukan pembayaran via transfer anda dan segera konfirmasi melalui SMS seperti dalam format tersebut dibawah

contoh : Dep#BCA#1220098#asa_ach   kirim ke 0857 2740 7706
(karena saya menggunakan rekening BCA)

  
Tunggu paling lambat 1x24jam hingga saldo investasi anda bertambah. Penambahan saldo deposit bisa digunakan untuk SEWA REFFERAL, UPGRADE, Auto Pay dll

CARA UPGRADE KEANGGOTAAN
klik Upgrade





Pilih member keanggotaan sesuai keinginan anda dan berikut adalah daftar nya.
















disini saya contohkan upgrade ke premium dan berikut daftar harga Upgrade ke premium






Setelah saudara yakin silalan klik untuk 1 bulan, 6 bulan atau 1 tahun

Saran saya untuk upgrade ke premium gunakan yang bulanan saja, karena kemungkinan saudara akan upgrade ke tingkat yang lebih tinggi


Cara Sewa Referral
Klik AKUN nama anda lalu klik Referral Sewa yaitu gambar orang dengan tanda +



















lalu klik jumlah paket yang tersedia

(pada saat saya membuat blog ini saya tidak bisa sewa Referral karena sebelumnya telah sewa referral dan masih dalam masa menunggu sewa selanjutnya)

dan saat blog ini dibuat pula waktu sewa referral masih bisa dilakukan kapan saja karena masih dalam masa promo, rencananya jam sewa akan dibatasi pada jam-jam berikut :
07.00 – 08.00 waktu server
13.00 – 14.00 waktu server
19.00 – 20.00 waktu server
01.00 – 02.00 waktu server


Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Referrer saudara atau kirim email / YM / FB ke asa_ach@yahoo.com

Bisa juga saudara masuk ke FORUM, KETENTUAN LAYANAN, KEBIJAKAN PRIVASI, SUPPORT dan TWITTER







Cara Kerja : Pada dasarnya kerja Bosclix dan Goldprofitclix bukan pada klik iklannya namun pada bagaimana kita mengatur (memanage) Refferal kita. Kalau kita Cuma klik iklan saja tentu tidak sebanding dengan harapan kita sebagai contoh : Bila anda seorang yang beranggotakan STANDART Cuma bisa klik iklan 4 kali dalam sehari dan tiap iklan anda hanya dibayar Rp. 50,- jadi sehari anda hanya memperoleh Rp. 200,- jika 1 bulan anda aktif hanya mendapat (Rp. 50 x 4)x30 = Rp. 6.000,-

Berbeda lagi kalau saudara telah Upgrade keanggotaan dan mempunyai banyak referral
Contoh estimasi perhitungan member premium :
Sebagai member Premium saudara dibayar Rp. 100,- per klik iklan dan Rp. 100,- per klik dari referral saudara dan iklan rata-rata 8

Bila saudara memiliki 500 referral dengan estimasi tiap referral klik 2 iklan adalah sebagai berikut :

Saudara = (Rp.100,- x 8) = Rp. 800,- perhari x 30 = Rp. 24.000,- perbulan
Referral = (Rp.100x500)x2 = Rp. 100.000,- perhari x 30 = Rp. 3.000.000,- perbulan
jadi kalau saudara aktif dalam sebulan akan mendapatkan penghasilan 
Rp. 24.000 + Rp. 3.000.000 =  Rp. 3.024.000,-

Selamat berkarya semoga berhasil

Minggu, 03 Oktober 2010

Dzikir mengunakan tasbih, Kenapa tidak?

Kalau lah boleh jujur Tasbih dalam bahasa arab berasal dari kata subhah atau misbahah, dalam bentuk sekarang (dari kayu, manik-manik, dan lain sebagainya) merupakan produk “baru”, yang biasa dipakai kaum muslimin untuk meghitung bacaan tasbih (subhana Allah), tahlil (laa ilaha ila Allah), dan lain-lain.
Pada praktek di masa Rasul Allah Muhammad SAW, cara menghitung bacaan tersebut dengan menggunakan jari-jari, kerikil kecil, biji kurma dan juga tali yang disimpul-simpulkan sebagai mana riwayat-riwayat hadits berikut:

عَنْ ابْنِ عَمْرٍو أَنَّهُ قَالَ : { رَأَيْت رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُ التَّسْبِيحَ } زَادَ فِي رِوَايَةٍ لِأَبِي دَاوُد وَغَيْرِهِ " بِيَمِينِهِ "

Dari Ibn ’Amr, bahwa Ia melihat Rasull Allah menghitung bacaan tasbih, dalam riwayat Abu Dawud dan lainnya di tambah kalimat biyaminihi (dengan tangan kanannya)

وَعَنْ بُسَيْرَةَ وَكَانَتْ مِنْ الْمُهَاجِرَاتِ قَالَتْ : قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : { عَلَيْكُنَّ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّسْبِيحِ وَالتَّقْدِيسِ وَلَا تَغْفُلْنَ فَتُنْسَيْنَ الرَّحْمَةَ وَاعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسْئُولَاتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ } رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالتِّرْمِذِيُّ وَأَبُو دَاوُد )

Secara singkat dapat dipahami bahwa nabi Muhammad menganjurkan kepada para wanita untuk membaca tahlil, tasbih, dan taqdis, jaganlah kalian lalai jika lalai maka akan dilupakan dari rahmat Allah. Maka ikatlah dengan jari-jemari, sesungguhnya jari-jemari akan ditanya dan diperiksa (data dapat ditemukan dalam Musnan Ahmad bin Hanbal, Sunan al-Turmudzi, dan juga Sunan Abu Dawud)

وَعَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ { أَنَّهُ دَخَلَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى امْرَأَةٍ وَبَيْنَ يَدَيْهَا نَوًى أَوْ حَصًى تُسَبِّحُ بِهِ ، فَقَالَ : أُخْبِرُكِ بِمَا هُوَ أَيْسَرُ عَلَيْكِ مِنْ هَذَا أَوْ أَفْضَلُ .

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash, sesungguhnya ia bersama Nabi masuk mendapati seorang wanita yang di depannya semacam biji kurma atau kerikil yang dipakai untuk bertasbih, kemudian Nabi memberi komentar bahwa ada hal lain yang lebih mudah dan lebih utama (sehingga terkesan tidak menyalahkan dengan apa yang sedang dilakukan wanita tersebut- seolah-olah memberikan alternative lain yang lebih baik bukan menyalahkan)
Kemudian pada masa sahabat dan tabiin alat penghitung tasbih pun berkembang sebagaimana atsar (cerita prilaku sahabat dan tabiin) yang memberikan informasi bahwa Abu Hurairah konon ceritanya menggunakan tali yang disimpul-simpulkan sampai seribu simpul begitu pula cucitnya Nabi Fathimah binti alHusain bin ‘Ali bin Abi Thalib yang juga mengunakan simpul tali (keterangan lebih detail silahkan dilihat dalam kitab Nailul Authar karya al-Syaukani juz 2, 358).

Sehingga dapat disimpulkan bahwa bentuk tasbih yang sekarang merupakan hasil metamorfose tasbih tempo dulu yang segi pemanfaatnya sama (sarana menghitung). Dari sisi lainnya dalam zaman yang serba sibuk seolah-olah mengikatkan bagi pemegangnya untuk melakukukan dzikir (mengingat Allah) dari pada mencari-cari kesalahan orang lain atau sibuk dengan urusan dunia. Lihatlah saudara kita di Timur Tengah yang menjadikan tasbih semacam aksesoris yang berada di tangan kita yang secara tidak langsung mengingatkan pemiliknya melakukan dzikir kepada Allah SWT.
Wallahu A’alamu dan selamat berdzikir.

Rabu, 22 September 2010

IDUL FITHRI

IDUL FITHRI
            Idul Fitri selalu identik dengan hingar-bingar, suka-cita, serta gelak-tawa setiap insan terlebih bagi umat Islam. Akan tetapi apa sih idul fitri itu? Apa cukup dengan membunyikan petasan, bersilaturrahim, atau rutinitas mudik ke kampung halaman yang hanya dijumpai di Negara kita, Indonesia?
Kalau diperhatikan dan dirasakan secara manusiawi dan rasa jujur, idul fitri merupakan serangkaian proses dari penempaan seorang muslim pada saat melayani bulan Allah (bulan ramadhan) di mana ia seharusnya tidak sekedar menjalaninya seperti rutinitas keseharian. Sehingga idul fitri merupakan titik puncak tertinggi (kulminasi) dari rasa syukur kepada Allah dengan mencitrakan diri, rasa riang, saling memaafkan, solidaritas tertinggi sebagaimana diekspresi dari pengeluaran zakat dibawah panji-panji Takbir (Allahu Akbar), tahlil (laa ilaha illallah), tahmid (walil laahil hamd) menjadikan manusia kefitrahnya kembali.
Tidak salah kalau kita yang berhari raya ikut memakai predikat kembali lagi kefitrahnya jika dikonfirmasikan dengan beberapa hal sebagai berikut:
Pertama, Fithri jika diartikan dengan suci sama dengan teori yang diinformasikan oleh Nabi:
قَالَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - « كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ ، كَمَثَلِ الْبَهِيمَةِ تُنْتَجُ الْبَهِيمَةَ ، هَلْ تَرَى فِيهَا جَدْعَاءَ »
Nabi SAW. bersabda: Setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan fithrah. Kedua orang tuanyalah yang membuatnya menjadi seorang Yahudi, atau Nasrani maupun seorang Majusi. Sebagaimana seekor binatang yang melahirkan seekor anak tanpa cacat, apakah kamu merasakan terdapat yang terpotong hidungnya?.
Konsep fithrah mempertegas, bahwa anak lahir telah membawa sesuatu, yakni kesucian (dari dosa-dosa) dan keimanan (kepada Allah sesuai dengan perjanjian yang telah dilakukannya). Kesucian dan keimanan itulah fithrah azali manusia yang akan ditumbuhkan kembangkan kembali selama berpuasa.
Dengan demikian, maka manusia kendatipun dalam kesadarannya tidak mengingat perjanjian itu, akan tetapi alam bawah sadarnya tetap “menyimpan naskah” perjanjian itu. Puasa adalah sarana penggugah alam bawah sadar manusia, sehingga, ketika tergugah, seseorang akan membuka kembali naskah perjanjiannya, bahkan akan berikrar kembali dengan cara membayar zakat, saling maaf memaafkan, dan bersaksi kembali dengan iringan suara takbir, tahlil dan tahmid.
Pada saat idul fitri Islam mengajarkan untuk bersilaturrahim, dan saling maaf memaafkan. Sehingga melahirkan nuansa tersucikan dari berbagai dosa, baik dosa kepada Allah maupun dosa kepada sesama. Berkenaan dengan amal ibadah kita, itu semua dapat dimulai dengan intropeksi diri, (muhasabah binafsihi) untuk apa sebenarnya kita ini beribadah? Benarkan untuk Allah semata?, ataukah kita sebenarnya beribadah karena tidak tahan terhadap tekanan sosial, kenaikan BBM, dan lain-lain?
Kedua, berbekal puasa maka seharusnya puasa menjadikan manusia yang mempunyai kesadaran ijtima’iyah (sosial) yang tinggi karena secara langsug ikut merasakan komunitas yang ekonominya masih di bawah kita. Pada hari biasa kita mungkin sering hanyut dalam mekanisme hawa nafsu. Kita lebih cenderung menjadi “homo homisi lupus”, srigala bagi srigala yang lain, kata filosof Inggeris Thomas Hubbes. Dengan berpuasa kita merasakan secara langsung kehidupan masyarakat yang miskin tersebut. Keterlibatan secara langsung ini merupakan suatu cara agar kita tidak “sok teoretis atau sok akademis” dalam melihat kemiskinan, sebab makna sejati dari pemihakan itu adalah keterlibatan secara langsung, dan dengan itu kita ditraining untuk berbagi rasa, berbagi pengalaman, dan dipancing untuk mengurangi atau mengentas kesulitan yang mereka hadapi.
Manusia yang sepenuhnya dikuasai mekanisme hawa nafsu, tak ubahnya seperti hewan, atau “robopaths” dimana mereka telah kehilangan kreativitasnya. Mereka menjadi mesin yang secara ritual terikat pada kegiatan yang monoton. Pagi hari bangun, mandi, dan makan pagi. Setelah itu pergi ke kantor untuk mengerjakan pekerjaan yang itu-itu juga. Sore hari pulang untuk melakukan hal-hal yang sama, kegiatan itu berulang kembali setiap hari. Mereka bukan lagi manusia, melainkan robot-robot yang digerakkan secara massal oleh pemegang kebijakan. Pada hari raya, setelah membuktikan keberhasilannya dengan berpuasa, mereka seolah kembali menjadi manusia sejati, mereka telah menemukan kemanusiaannya kembali.
Ketiga, kita yang beridul fitri sebenarnya sedang kembali kepada kehidupan normal. Pada bulan Ramadlan, katakanlah, kita memang dalam kehidupan yang “tidak normal”. Sebab saat itu kita harus melakukan hal-hal yang sebenarnya (pada bulan-bulan yang lain) diperbolehkan seperti makan, minum maupun mencari kenikmatan duniawi (hubungan suami-istri). Namun ketika idul fitri telah dating berarti kita dalam keadaan hidup yang normal kembali, sehingga kita dapat memikirkan dan mencerna dengan sadar (tidak dalam kondisi lapar dan dahaga) hikmah dan fadilah puasa dibulan ramadlan:
  1. puasa bukan budaya baru dalam agama langit, sehingga umat Islam tidak perlu merasa aneh apalagi keberatan dengan syariat puasa.
  2.  Puasa ternyata hanya sarana yang dapat mengantarkan manusia menjadi manusia fitri yang kehidupannya dari awal hingga akhir nanti hanya untuk mengabdi kepada Allah atau muttaqin  dalam istilah Al-Qur’an. Bahkan diwacanakan dengan redaksi la’allakum tataqu>n (semoga akan menjadi orang-orang yang taqwa) yang mengindikasikan bahwa taqwa itu harus diperjuangkan antara lain melalui puasa sejak kini hingga masa yang akan datang sampai ajal menjemput manusia.
  3.  puasa adalah sebuah metode Ilahi yang dapat memaksa setiap manusia untuk merasakan bagaimana rasanya orang yang lagi kelaparan dan kehausan dalam jangka yang relative singkat.
  4. puasa menciptakan manusia berlaku sabar dan santun ketika menghadapi celaan dan hinaan, supaya menjawab 2 kali dengan ucapan : “ saya sedang puasa”. sesuai ajaran Nabi. Ini menunjukkan sisi kemanusiannya ketimbang sisi hewaninya yang mestinya layak kalau dia kalau marah juga. Tapi dengan puasa manusia diajari untuk lebih menonjolkan kesabaran dan kesantunannya atau sisi manusiawinya.
  5. Puasa menciptakan kasih sayang  kepada kaum papa (fakir-miskin) dengan cara merasakan sendiri bagaimana rasa lapar dan dahaga itu.
  6. Puasa menciptakan merode untuk menghilangkan kebiasaan buruk (konsumtif seperti merokok, ngopi, ngeteh dsb, sehingga pada waktu force mayor. seperti sakit, perang, keadaan darurat  kebiasaan tersebut bisa diminimalisir.
  7. puasa dapat digunakam untuk memberikan stimulus kepada siapapun untuk mencapai cita-citanya dengan cara yang tidak matrealistis, semisal untuk lulus seleksi ujian, mencari pekerjaan, jodoh dan yang lain.
  8.  Puasa dapat digunakan untuk mengendalikan nafsu biologis sesuai tuntunan Nabi.

Teks akhir dengan ungkapan la’alakum tattqun memberikan informasi bahwa taqwa bukan hanya bentuk sekarang saja akan tetapi perpaduan atara bentuk presnten da (yang mempunyai arti sekarang dan juga akan dating, eferknya puasa merupakan kewajiban sekarang dan sampai meninggl untuk membentuk pribadi yang benar-benar bertaqwa.

Minggu, 19 September 2010

Adab Ikhtilaf (Berselisih Faham)

ADAB IKHTILAF

Islam telah meletakkan sendi-sendi adab yang tinggi bagi seorang muslim yang berjalan diatas manhaj
Sunnah, dalam pergaulannya bersama saudara-saudaranya ketika berselisih faham dengan mereka dalam
masalah-masalah ijtihadiyah. Cukuplah kiranya, sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, pembawa rahmat
dan petunjuk.
"Artinya : Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq-akhlaq yang mulia". [Diriwayatkan oleh
Imam Bukhari dalam 'Adabul Mufrad' dan Imam Ahmad. Lihat 'Silsilah Ash-shahihah 15']
Di antara adab-adab itu ialah :

[1]. Lapang Dada Menerima Kritik Yang Sampai Kepada Anda Untuk Membetulkan Kesalahan, Dan Hendaklah Anda Ketahui Bahwa Ini Adalah Nasehat Yang Dihadiahkan Oleh Saudara Seiman Anda.
Ketahuilah ! Bahwa penolakan anda terhadap kebenaran dan kemarahan anda karena pembelaan terhadap diri adalah kesombongan -A'aadzanallah. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda.
"Artinya : Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain". [Hadits Riwayat Muslim]
Banyak sekali contoh sekitar adab yang mulia ini yang telah dijelaskan oleh para salafus shalih, diantaranya
adalah :
Kisah yang diceritakan oleh al-Hafizh Ibnu Abdil Bar, beliau berkata : "Banyak orang telah membawa berita
kepada saya, berasal dari Abu Muhammad Qasim bin Ashbagh, dia berkata : "Ketika saya melakukan
perjalanan ke daerah timur, saya singgah di Qairawan. Disana saya mempelajari hadits Musaddad dari Bakr
bin Hammad. Kemudian saya melakukan perjalanan ke Baghdad dan saya temui banyak orang (Ulama)
disana. Ketika saya pergi (dari Baghdad), saya kembali lagi kepada Bakr bin Hammad (di Qairawan-red)
untuk menyempurnakan belajar hadits Musaddad.
Suatu hari saya membacakan hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dihadapan beliau (untuk
mempelajarinya) :
"Artinya : Sungguh telah datang satu kaum dari Muldar yang (Mujtaabin Nimar)"
Beliau (Bakr bin Hammad) berkata kepadaku "Sesungguhnya yang benar adalah Mujtabits Tsimar. Aku
katakan padanya Mujtaabin Nimar, demikianlah aku membacanya setiap kali aku membacakannya di hadapan setiap orang yang aku temui di Andalusia dan Irak"
Beliau berkata kepadaku : "Karena engkau pergi ke Irak, maka kini engkau (berani) menentang aku dan
menyombongkan diri dihadapanku ?" Kemudian dia berkata kepadaku (lagi) : "Ayolah kita bersama-sama
bertanya kepada syaikh itu (menunjuk seorang syaikh yang berada di Masjid), dia punya ilmu dalam hal
seperti ini"
Kami pun pergi ke syaikh tersebut dan kami menanyainya tentang hal ini.
Beliau berkata : "Sesungguhnya yang benar adalah [Mujtaabin Nimar]" seperti yang aku baca. Artinya adalah :
Orang-orang yang memakai pakaian, bagian depannya terbelah, kerah bajunya ada di depan. Nimar adalah
bentuk jama' dari Namrah. Bakr bin Hammad berkata sambil memegangi hidungnya : "Aku tunduk kepada
al-haq, aku tunduk kepada al-haq !" lalu ia pergi. [Mukhtasyar Jaami' Bayanil Ilmi wa Fadlihi, hal.123 yang
diringkas oleh Syaikh Ahmad bin Umar al-Mahmashaani]
Saudaraku, cobalah anda perhatikan -semoga Allah senantiasa menjaga anda- betapa menakjubkan sikap Adil ini ! Alangkah perlunya kita pada sikap adil seperti sekarang ! Akan tetapi mana mungkin hal itu terjadi
kecuali bagi orang yang ikhlas niatnya karena Allah Subhanahu wa Ta'ala. Inilah dia Imam Malik
rahimahullah (pada masa hidupnya-red) pernah berkata : "Tidak ada sesuatupun yang lebih sedikit
dibandingkan dengan sifat adil pada zaman sekarang ini" [Mukhtasyar Jaami' Bayanil Ilmi wa Fadlihi, hal .
120 yang diringkas oleh Syaikh Ahmad bin Umar al-Mahmashaani]
Maka apa lagi dengan zaman sekarang ini yang sudah demikian berkecamuknya hawa nafsu!! -Kita berlindung kepada Allah dari fitnah yang menyesatkan-.

[2]. Hendaklah Memilih Ucapan Yang Terbaik Dan Terbagus Dalam Berdiskusi Dengan Sesama Saudara Muslim.
Allah berfirman.
"Artinya : Serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia" [Al-Baqarah : 83]
Dari Abu Darda' Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Tidak ada sesuatupun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat
dibanding akhlaq yang baik, dan sesungguhnya Allah murka kepada orang yang keji dan jelek (akhlaqnya)".
[Hadits Riwayat Tirmidzi).

[3]. Hendaklah Diskusi Yang Dilakukan Terhadap Saudara Sesama Muslim, Dengan Cara-Cara Yang Bagus Untuk Menuju Suatu Yang Lebih Lurus.
Yang menjadi motif dalam berdiskusi hendaklah kebenaran, bukan untuk membela hawa nafsu yang sering
memerintahkan pada kejelekan. Akhlak anda ketika berbicara terletak pada keikhlasan anda. Jika diskusi
(tukar fikiran) sampai ketingkat adu mulut, maka katakanlah : "salaam/selamat berpisah !" dan bacakanlah
kepadanya sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Saya adalah pemimpin di sebuah rumah di pelataran sorga bagi orang yang meninggalkan adu
mulut meskipun ia benar" [Hadits Riwayat Abu Daud dari Abu Umamah al-Bahily]
Al-Hafizh Ibnu Abdil Bar menyebutkan dari Zakaria bin Yahya yang berkata : "Saya telah mendengar
Al-Ashma'i berkata : "Abdullah bin Hasan berkata : Adu mulut akan merusak persahabatan yang lama, dan
mencerai beraikan ikatan (persaudaraan) yang kuat, minimal (adu mulut) akan menjadikan mughalabah
(keinginan untuk saling mengalahkan) dan mughalabah adalah sebab terkuat putusnya ikatan persaudaraan.

Dari Ja'far bin Auf, dia berkata : saya mendengar Mis'ar berkata kepada Kidam, anaknya :
Kuhadiahkan buatmu wahai Kidam nasihatku
Dengarlah perkataan bapak yang menyayangimu
Adapun senda gurau dan adu mulut, tinggalkanlah keduanya
Dia adalah dua akhlak yang tak kusuka dimiliki teman
Ku pernah tertimpa keduanya lalu akupun tak menyukainya
Untuk tetangga dekat ataupun buat teman
Para salaf shalih telah membuat permisalan yang sangat cemerlang tentang etika ikhtilaf (perselisihan
pendapat), diantaranya adalah :
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Hushain bin Abdurrahman, dia berkata :
"Saya berada di tempat Said bin Jubair, lalu ia berkata : "Siapakah diantara kalian yang melihat bintang jatuh
tadi malam ?
Saya jawab : "Saya, tetapi ketahuilah bahwa saya tidak dalam keadaan shalat, saya kena sengat binatang
berbisa!".
Sa'id bertanya : "Apa yang kau perbuat ?"
Saya menjawab : "Saya melakukan ruqyah (baca-bacaan sebagai obat)"
Said bertanya : "(Dalil) apakah yang membawamu untuk melakukan itu ?"
Saya jawab : "Sebuah hadits yang diceritakan kepada kami oleh As-Sya'bi".
Sa'id berkata :"Apa yang diceritakan Asy-Sya'bi kepadamu ?"
Saya jawab : "Dia bercerita kepada kami dari Buraidah bin Al-Hushain bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi
wa sallam bersabda.
"Artinya : Tidak ada ruqyah kecuali (pada penyakit yang timbul) dari mata (orang yang dengki) dan bisa
(racun) hewan"
Dia berkata : "Sungguh bagus orang yang berpedoman pada apa (riwayat) yang ia dengar, akan tetapi Ibnu
Abbas menceritakan kepada kami bahwa .....(sampai akhir hadits)"
Perhatikanlah adab mulia yang dimiliki pewaris ilmunya Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu ini, ia tidak memaki
Hushain bin Abdurrahman (orang yang berselisih dengannya), bahkan menganggapnya baik karena Hushain
mengamalkan dalil yang ia ketahui. Kemudian baru setelah itu. Sa'id bin Jubair menjelaskan hal yang lebih
utama (untuk dilakukan) dengan cara yang lembut dan dikuatkan dengan dalil.

Akhirnya melalui hadits ini kita dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut.


[1] Ikhtilaf, meskipun ia sudah menjadi perkara yang ditakdirkan oleh Allah akan tetapi wajib bagi kita untuk
menjauhinya dan tidak punya keinginan untuk berikhtilaf pada suatu yang boleh selama kita masih ada jalan
untuk menghindarinya.

[2] Perkara-perkara yang diperbolehkan ijtihad padanya, memiliki beberapa syarat dan ketentuan-ketentuan
yang diatur oleh ilmu dan keikhlasan bukan diatur oleh perkiraan dan kemauan hawa nafsu.

[3] Ahlu Sunnah memiliki manhaj dalam memahami ikhtilaf yang diambil dari Al-Qur'an dan Sunnah.
Diantara adab-adabnya adalah mengikuti akhlak para salaf shalih dalam pergaulan dengan sesama mereka
ketika terjadi ikhtilaf.

[4] Tidak boleh bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk menuduh saudaranya
memisahkan diri dari manhaj Ahlus Sunnah kecuali berdasarkan ilmu dan keadilan, bukan berdasarkan
kebodohan dan kezhaliman.

[5] Tidak mencampur adukkan antara masalah-masalah ijtihadiyah dengan masalah iftiraq (perpecahan)
demikian juga tidak boleh mencampur-adukkan antara orang yang membuat bid'ah juz'iyah dengan orang yang meninggalkan sunnah dengan bid'ah kulliyah.

[Demikianlah, semoga tulisan terjemahan dari majalah al-Ashalah ini dapat memberikan tambahan
pemahaman kepada pembaca sekalian tentang Fiqh Ikhtilaf atau perbedaan pendapat]
[Disadur dari Majalah Al-Ashalah tgl.15 Dzul Hijjah 1416H, edisi 17/Th III hal. 78-89, karya Salim bin Shalih
Al-Marfadi, dan dimuat di Majalah As-Sunnah edisi 06/Tahun V/1422H/2001M, hal. 30-32 Adab-adaB
Ikhtilaf merupakan bagian ketiga dari tiga bagian, diterjemahkan oleh Ahmad Nusadi.]